REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Shell Malaysia menyatakan tengah berupaya memulihkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar, menyusul laporan adanya SPBU yang kehabisan stok untuk dijual kepada pelanggan. Namun, Shell Malaysia mengakui terdapat kemungkinan lonjakan permintaan dalam waktu singkat yang dapat memengaruhi ketersediaan BBM di beberapa SPBU. Pernyataan ini muncul di tengah laporan pengetatan pasokan BBM di sejumlah SPBU, seiring perusahaan menyesuaikan distribusi dan logistik untuk mengikuti perubahan permintaan. Shell Malaysia tidak merinci sejauh mana gangguan pasokan tersebut terjadi, namun menegaskan bahwa pihaknya terus mengelola situasi guna meminimalkan dampak terhadap pelanggan. Dalam laporan terbaru, operator SPBU menyebut tengah mengelola modal kerja antara penjualan BBM dan pengisian ulang pasokan.
Source: Republika April 11, 2026 10:07 UTC