JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, penembakan terhadap mobil sedan yang berisi satu keluarga di Lubuklinggau dilakukan saat mobil sudah dalam posisi berhenti. Baca juga: Kronologi Penembakan Mobil Satu Keluarga oleh Polisi di LubuklinggauNamun, dikatakan Kapolda, setelah sedan tersebut berhenti, para penumpang yang ada di dalam mobil pun tidak mau turun saat diperintahkan untuk turun hingga akhirnya terjadi penembakan tersebut yang dilakukan oleh Bripka K menggunakan senjata SS1V2. "Saya rasa, meskipun seperti itu keadaannya tetap SOP-nya tidak seperti itu dan itu sudah tidak sesuai prosedur. Seperti diberitakan, satu keluarga di dalam mobil Honda City hitam berpelat nomor BG 1488 ON tersebut terdiri dari tujuh orang. Berita ini sudah tayang di Tribunnews, Kamis 20 April 2017 dengan judul Mobil yang Ditembaki Polisi Itu Diberondong Peluru Saat Posisi Sudah Berhenti
Source: Kompas April 20, 2017 08:38 UTC