"Ini betul-betul cara yang dimaksudkan untuk mengelabui agar tidak ada yang mengira bukan merupakan "paket suap"," jelasnya. Dengan modus baru tersebut, hal itu menjadi bukti bahwa korupsi sudah mendarah daging tidak hanya pada birokrasi pemerintahan, tapi juga bagi dunia usaha. Karena itu, kasus yang juga menjerat Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adhiputra Kurniawan itu harus menjadi keprihatinan semua pihak agar tidak menghancurkan dunia usaha. Basaria mengatakan, dalam kasus ini, rekening tabungan dibuka oleh Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adhiputra Kurniawan selaku pihak pemberi dengan menggunakan nama pihak lain yang diduga fiktif. "Serta, penerima menggunakan ATM dalam berbagai transaksi," ujar Basaria dalam keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, 24 Agustus 2017 lalu.
Source: Jawa Pos August 28, 2017 10:41 UTC