(Matthew Kennedy/Earth Vision Institute via AP)TEMPO.CO, Jakarta - Laporan analis Morgan Stanley menemukan bahwa untuk menghentikan pemanasan global pada 2050, membutuhkan dana US$ 50 triliun (setara Rp 710.000 triliun). Tujuannya untuk mengurangi emisi karbon netto menjadi nol melalui lima bidang utama teknologi non-karbon. Di luar konsekuensi sosial dan lingkungan karena gagal bertindak atas perubahan iklim, melampaui kenaikan suhu 2 derajat Celcius, bisa mengakibatkan hilangnya US$ 10 triliun hingga US$ 20 triliun PDB global pada 2100. Angka besar Morgan Stanley merekomendasikan di setiap bidang teknologi nol-karbon dapat mengambil untung dari peningkatan belanja perubahan iklim. Dalam teknologi penangkapan karbon dan penyimpanan, Morgan Stanley menyoroti Bloom Energy, Exxon, Chevron dan BP.
Source: Koran Tempo October 28, 2019 17:03 UTC