telegraph.co.ukTEMPO.CO, Paris - Umat muslim menolak menguburkan dua pelaku penyerangan, penyekapan, dan pembunuhan di Gereja Katolik Gambetta, Saint-Etienne-en-Rouvray, di dekat Kota Rouen, Prancis. Umat muslim kemudian memutuskan menghadiri pemakaman pastor Hamel yang tewas dibunuh oleh kedua pelaku saat ia memimpin misa pagi di Gereja Gambetta. Imam dan Ketua Asosiasi Budaya Muslim Mohammed Karabila mengatakan warga muslim tidak mau menguburkan kedua pelaku. Dua pelaku yang mengklaim sebagai pengikut kelompok teroris ISIS, Adel Kermiche dan Abdelmalik Petitjean, itu tewas ditembak polisi setelah berusaha melarikan dari gereja. Baca: Mengenang Pastor Hamel, Umat Muslim Prancis Hadiri MisaKeduanya membunuh pastor Jacques Hamel, 85 tahun, melukai dua biarawati, serta menyandera orang-orang yang sedang mengikuti misa pada Selasa pagi, 26 Juli 2016.
Source: Koran Tempo August 01, 2016 02:27 UTC