REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Sulawesi Selatan Majdah Agus Arifin Nu'mang menyikapi puisi Sukmawati Sukarnoputri berpotensi menggangu keutuhan berbangsa dan bernegara. "Menyikapi hal itu, diminta seluruh komponen bangsa untuk tetap menjaga soliditas dan keutuhan bangsa Indonesia," katanya di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (4/4). Dia mendorong aparat hukum mengusut tuntas dan adil terkait dengan pembacaan puisi tersebut, agar menghindari mafsadat atau kerusakan yang dapat membahayakan dan mengusik ketenangan masyarakat. "Diimbau kepada semua pihak agar tidak melakukan hal-hal yang dapat melecehkan dan mendiskreditkan agama tertentu apalagi agama yang diakui Negara Republik Indonesia," ujarnya. Hingga saat ini Sukmawati harus berurusan dengan pihak berwajib karena ada beberapa pihak yang melaporkannya seperti pengacara Denny Adrian Kushidayat dan politisi Hanura, Amron Asyhari.
Source: Republika April 04, 2018 06:11 UTC