Presiden Buhari menulis cicitan yang dilaporkan mengancam orang-orang dari tenggara. Hal ini dilakukan setelah perusahaan media sosial asal Amerika Serikat (AS) itu menghapus cicitan dari akun Presiden Muhammadu Buhari. Pernyataan ini tidak menyebut penghapusan cicitan Buhari sebagai salah satu penyebab keputusan. Sebelumnya, Buhari menulis cicitan yang dilaporkan mengancam orang-orang dari tenggara. Mohammed mengkritik keputusan Twitter untuk menghapus cicitan Buhari.
Source: Republika June 05, 2021 03:00 UTC