REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Mantan Menteri Pendidikan Mohammad Nuh menyatakan model pemimpin masa depan yang mampu menciptakan perubahan lebih baik, yakni harus mampu berpikir order tinggi. Menurut dia, dunia saat ini sedang melalui perubahan, semua orang ingin mengubah dunia, tetapi tidak semua orang ingin berubah. Maka, dengan itu diperlukan seorang pemimpin yang memiliki kemampuan cepat dalam pengambilan keputusan. Jika Presiden mengatakan bahwa Indonesia tidak butuh orang pintar, tetapi butuh orang jujur. Maka, kenapa tidak memakai paradigma, ya, pintar, ya, jujur," ujarnya.
Source: Republika January 15, 2017 11:14 UTC