REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar merespons konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela, dampaknya terhadap stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Menurutnya, belum terlihat dampak secara langsung dalam jangka pendek, namun mewaspadai dampaknya dalam jangka menengah dan panjang. Serta mencermati potensi dampak stabilitas politik dan pasar keuangan global. Meskipun belum terlihat dampaknya secara langsung dalam jangka pendek, Mahendra menekankan perlunya untuk terus mencermati perkembangan dan risikonya terhadap perekonomian dan sektor jasa keuangan dalam jangka menengah dan panjang. Sebab, konflik antara AS-Venezuela telah menyebabkan ketidakpastian yang tinggi pada proses pertumbuhan dan stabilitas ekonomi-keuangan global.
Source: Republika January 09, 2026 04:45 UTC