Perbuatan itu juga dilakukan oleh oknum TNI AD yang bercanda dengan temannya Budi (20) yang mengatakan di dalam tasnya ada bom. Tim Gegana Polda Lampung memeriksa tas yang diduga berisi bahan peledak di Bandara Raden Inten II, Natar, Lampung Selatan kemarin (6/7). Akibat kejadian itu, oknum TNI AD itu diproses oleh aparat TNI AU Bandarlampung. Humas Bandara Raden Inten II Wahyu Arya Sakti menuturkan, ungkapan itu diketahui pramugari ketika ada dua orang penumpang pesawat Wings Air, tujuan penerbangan Lampung-Palembang di Bandara Raden Inten II Lampung Selatan, Rabu (6/7), menyatakan ada bom di dalam tas. Hal itu membuat orang mudah panik.
Source: Jawa Pos July 07, 2016 03:00 UTC