Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ketika dia tiba di ruang sidang dalam persidangan korupsi di Pengadilan Distrik Yerusalem 8 Februari 2021. [Ruben Castro / Pool via REUTERS]TEMPO.CO, Jakarta - Partai koalisi oposisi pada Rabu malam mengumumkan bahwa mereka sepakat untuk membentuk pemerintahan baru, manuver politik yang akan menggeser perdana menteri terlama Israel, Benjamin Netanyahu. Koalisi sekarang harus melewati mosi percaya di Knesset, parlemen Israel, sebelum pemerintah baru dan perdana menteri dilantik. Pemimpin partai Yamina Naftali Bennett menyampaikan pernyataan di Knesset, Parlemen Israel, di Yerusalem 30 Mei 2021. "Dia sudah tamat, dia sudah tamat, yalla Bibi, pergi," teriak mereka di luar sebuah bar di Tel Aviv, merujuk pada Netanyahu dengan nama panggilannya.
Source: Koran Tempo June 03, 2021 01:30 UTC