Salah seorang kadernya, mantan Ketua Umum Pengurus Besar HMI Mulyadi P. Tamsir, beserta istrinya, Makrufatul Yeti Srianingsih, menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air 182 rute Jakarta–Pontianak kemarin (9/1). Sekretaris Umum MW KAHMI Kalimantan Barat (Kalbar) Kasiono menyatakan pertama mendapat berita di televisi dan melihat manifes penumpang. Di sana tercantum nama Mulyadi beserta istri. Mereka sangat tidak percaya atas kejadian hilang kontaknya pesawat yang ditumpangi Mulyadi dan berita pesawat jatuh di Kepulauan Seribu. Sebagai anak transmigran yang menjadi ketua umum PB HMI periode 2015–2017, Kasiono termasuk bangga karena ada aktivis HMI dari Kalbar yang bisa memuncaki kepemimpinan organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia.
Source: Jawa Pos January 10, 2021 03:56 UTC