JawaPos.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terima 19.752 aduan pelaksanaan rekrutmen guru PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Banyaknya aduan pelaksanaan rekrutmen guru PPPK itu diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI Unifah Rosyidi. “Pelaksanaan tes seleksi PPPK 2021 tahap pertama menuai banyak reaksi dari kalangan guru honorer yang mengikuti seleksi pada tahap tersebut,” kata Unifah, Sabtu (25/9). “Seleksi PPPK guru honorer usia 35 tahun ke atas, dilakukan melalui proses antarsesama mereka dengan mempertimbangkan masa pengabdian, dedikasi, dan kinerja,” jelasnya. Unifah meminta pengabdian guru honorer jangan dihapuskan begitu saja dengan hasil tes kompetensi teknis yang menilai aspek kognitif saja.
Source: Jawa Pos September 25, 2021 02:15 UTC