PKS meminta Bawaslu melakukan klarifikasi jika kabar politik uang itu tidak benar. REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TIMUR -- DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Timur membantah adanya transaksi politik uang dalam acara yang melibatkan caleg PKS di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada masa tenang. Murnan mengaku sudah mencoba mengontak Bawaslu Kabupaten Lombok Timur untuk meminta waktu audiensi guna mengklarifikasi kejadian tersebut. Harapan kami dilakukan secepat-cepatnya agar tidak menjadi isu yang negatif untuk PKS," ucap Murnan. Menurut Murnan, PKS akan tetap berkomitmen untuk menjaga pesta demokrasi yang bersih, jujur, dan adil.
Source: Republika April 16, 2019 08:33 UTC