REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan akan segera mengumumkan perubahan atau revisi undang-undang (UU) senjata di negaranya. Di bawah UU baru, senjata kategori-A dapat semi-otomatis, tapi terbatas pada tujuh tembakan. Pelaku penembakan masjid di Christchurch, Brenton Tarrant diketahui membeli senjata secara daring dari sebuah toko bernama Gun City. Namun, jenis senjata MSSA yang digunakan Tarrant dalam aksinya pada Jumat pekan lalu, tidak dibelinya dari Gun City. "MSAA, otomatis bergaya militer, yang dilaporkan digunakan pria bersenjata itu, tidak dibeli dari Gun City.
Source: Republika March 18, 2019 07:27 UTC