"Potensi bahaya dari aktivitas gunungapi Anak Krakatau adalah lontaran material pijar, aliran lava dari pusat erupsi dan awan panas yang mengarah ke selatan. Pemantauan aktivitas gunung ini memanfaatkan sensor pemantauan seismjk yang dipasang di Pulau Sertung dan Pulau Anak Krakatau (tubuh gunung). Saat itu aktivitasnya ditandai dengan letusan-letusan strombolian atau melontarkan lava pijar dan juga aliran lava pijar. Saat itu, aliran lava pijar dominan mengarah ke tenggara. Longsoran bagian tubuh gunungapi ini yang kemudian diperkirakan sebagai pemicu terjadinya tsunami yang menyapu sebagian wilayah di Pantai Anyer, Banten.
Source: Suara Pembaruan December 30, 2018 00:56 UTC