TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) mengaku penjualannya merosot di tengah pandemi corona atau COVID-19. Begitu pula dengan penjualan online lantaran saat ini fokus masyarakat Indonesia membeli kebutuhan yang lebih mendesak seperti alat pelindung diri atau makanan ketimbang aksesoris, di tengah COVID-19. "Sekitar 60 persen (penjualan turun) mungkin bulan depan lebih merosot lagi," katanya kepada Bisnis baru-baru ini. Untungnya, aksesoris merupakan barang yang bisa disimpan dan dijual kembali nanti ketika keadaan sudah mulai pulih. Berti tetap membuka penjualan via online guna menutupi ongkos produksi dan menggaji karyawan yang bekerja membuat aksesoris di rumah.
Source: Koran Tempo March 29, 2020 12:11 UTC