Secara detail, video itu menjelaskan bagaimana Iran bisa menggunakan sistem berbiaya rendah untuk menarget dan menghancurkan jet canggih siluman AS. China saat ini memproduksi lima juta lulusan STEM setiap tahunnya, sekitar 1,3 juta di antarannya adalah lulusan ilmu teknik. "Banyak dari para (kreator) murid bekerja di industri perlengkapan militer," ujar sumber South China Morning Post (SCMP). Sejauh ini, belum ada bukti bahwa analisis para konten kreator ini mempengaruhi langsung keberhasilan Iran menembak jatuh jet-jet AS. Kedutaan Besar Iran di China, tidak segera merespons permintaan konfirmasi dari SCMP terkait fenomena ini.
Source: Republika April 05, 2026 02:33 UTC