Kamis, 12 Januari 2017 | 23:03 WIBSuasana banjir bandang di Bima, Nusa Tenggara Barat, 22 Desember 2016. Tempo/Akhyar M. NurTEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan sedang melakukan pembersihan sampah yang menumpuk di 15 sungai yang melewati Kota Bima dan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Didukung Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, pemerintah membersihkan aliran beberapa sungai, seperti Sungai Melayu, Sungai Padolo, Sungai Salo, dan Sungai Jatiwangi. "Pembersihan sungai di Bima sudah selesai, dilanjutkan dengan normalisasi sungai, pemasangan bronjong, dan pasangan batu. Asdin mengatakan sampah menjadi salah satu penyebab air sungai yang meluap.
Source: Koran Tempo January 12, 2017 16:00 UTC