REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasukan gajah dipekerjakan untuk menyelamatkan ratusan turis asing yang terperangkap di taman safari hutan Nepal, kata beberapa petugas, Senin (15/8). Korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor setelah hujan lebat selama empat hari meningkat hingga 70 orang. Di Sauraha, 80 kilometer sebelah selatan Kathmandu, Sungai Rapti meluap dan membanjiri hotel serta restoran, menelantarkan sekitar 600 orang wisatawan. Basnet mengatakan lebih dari 60 ribu rumah berada terendam banjir, terutama di dataran selatan yang berbatasan dengan India. Musim hujan, yang dimulai pada Juni dan berlanjut sampai September, sangat penting bagi negara Nepal yang bergantung pada pertanian, namun hujan itu juga menyebabkan kerugian besar pada kehidupan dan kerusakan bangunan setiap tahunnya.
Source: Republika August 14, 2017 17:48 UTC