JawaPos.com – Sejumlah pasukan khusus TNI Angkatan Laut dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dan Intai Para Amfibi Marinir (Taifib) siap menyelami beberapa titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1). Komandan Tim Penyelam Kapten Marinir Haryono di Jakarta, Ahad, mengatakan bahwa pencarian pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak itu dititikberatkan di koordinat terakhir saat pesawat hilang kontak diperkirakan di seputaran Pulau Laki dan Pulau Lacang, Kepulauan Seribu. Pencarian hari kedua tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Marinir Haryono dari Denjaka dan Lettu Marinir Sofy Rahmadani dari Taifib Korps Marinir TNI AL. Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada hari Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki. Sejumlah armada angkatan laut milik TNI dikerahkan, sekitar 10 kapal diterjunkan ke lokasi diduga jatuhnya pesawat di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Source: Jawa Pos January 10, 2021 03:10 UTC