JawaPos.com – Pengamat ekonomi menilai bahwa pemerintah perlu mewaspadai potensi kenaikan harga beras dan cabai pada semester II 2019 ini. Sebab, harga cabai merupakan salah satu faktor penyumbang inflasi yang terbesar. Menurut dia, pusat produksi cabai hanya terpusat di beberapa titik tertentu, sementara permintaannya cenderung tersebar di berbagai wilayah maka rentan pembusukan. Meski harga cabai dan beras berpotensi melonjak, Rusli memprediksi angka inflasi 2019 tidak akan menyentuh batas 3,5 persen. BI menyebut cabai merah yang mencatat inflasi 0,15 persen dan cabai rawit yang mengalami inflasi sebesar 0,1 persen secara bulanan.
Source: Jawa Pos July 21, 2019 00:11 UTC