JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam beberapa hari terakhir terus melakukan pertemuan insentif dengan aplikator, asosiasi pengemudi dan para pemangku kepentingan lainnya. Hal itu dilakukan untuk mempercepat penetapan tarif ojek online (ojol) yang selalu menjadi polemik. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, beberapa poin terkait penentuan tarif ojol sudah mulai menemui titik terang. Jika tidak ada hambatan, kemungkinan kesepakatan tarif ojol akan diumumkan pekan depan. Sebagaimana diketahui, perwakilan dari pengemudi ojol mengusulkan tarif sebesar Rp 2.400 per kilometer (KM).
Source: Jawa Pos March 21, 2019 12:52 UTC