REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan melarang pelajar mengikuti tantangan skip challenge atau dengan nama lain pass out challenge yang marak di media sosial beberapa waktu belakang. Helmi di Bengkulu, Sabtu (11/3), meminta seluruh perangkat pendidikan untuk mengawasi agar pelajar tidak terlibat kegiatan yang membahayakan nyawa tersebut. Baca: Kemendikbud: Permainan Skip Challenge Berbahaya"Skip challenge atau pass out challenge yang menjadi viral di media sosial tersebut merupakan tantangan yang mengharuskan pesertanya menekan dada sekeras-kerasnya selama beberapa menit. Akibatnya, otot jantung tidak bisa bekerja dan peserta tantangan tersebut akan kehilangan kesadaran sesaat atau bahkan menghadapi risiko kematian. Tantangan tersebut, katanya, menjadi bahaya nyata yang mengancam generasi muda karena potensi kerusakan sel otak semakin besar dengan terhambatnya aliran oksigen.
Source: Republika March 11, 2017 14:26 UTC