Adapun, kebijakan tersebut juga masih menjadi beban bagi peserta didik, guru, serta orang tua. Permasalahan PJJ belum selesai, kini akan muncul Asesmen Nasional (AN) yang akan menjadi standar kelulusan peserta didik. ’’Anak-anak kita sudah terbebani secara psikologis selama PJJ, tahu-tahu mereka harus menjalani Asesmen Nasional,’’ ucap dia kepada JawaPos.com, Minggu (1/11). Jadi lebih bijak kalau diundur, karena bulannya (pelaksanaan AN) juga mempengaruhi persepsi (AN sama dengan UN) itu. Jadi jangan hanya sosialisasinya berupa konten pdf, ppt, YouTube atau Instagram,” imbuhnya.
Source: Jawa Pos November 01, 2020 06:33 UTC