REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Pemerintah pusat batalkan pembangunan Jalur alternatif Puncak II yang membentang di wilayah Bogor hingga Cianjur, Jawa Barat, karena pemerintah fokuskan pelebaran kiri dan kanan jalan di jalur utama Puncak. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, pembangunan jalur alternatif Puncak II batal dilakukan karena dianggap tidak akan efektif. "Jalur Puncak-Bogor sampai Cianjur, akan diperlebar dengan ukuran dua meter diambil dari kiri dan kanan jalan," katanya, Rabu (4/10). Deddy menambahkan, tempat relokasi nantinya akan disediakan pemerintah setempat agar keberadaannya tidak mengganggu pemandangan di sepanjang jalur tersebut. "Setelah beres jalan tol Bocimi, nanti ditargetkan akan tersambung dengan pembangunan jalan tol Sukabumi menuju Ciranjang-Cianjur dan Ciranjang menuju ke jalan tol Padalarang yang tersambung ke tol Cipularang," katanya.
Source: Republika October 04, 2017 15:45 UTC