Meski masih di level aman di bawah batas maksimul sebesar 3 persen, pemerintah perlu melakukan evaluasi, diantaranya mengubah pola pengeluaran pemerintah (government spending) yang bersifat back-loaded. Peneliti Global Research on Economics, Advance Technology, and Politics (Great) Institute, Yossi Martino menyampaikan pandangannya bahwa Pemerintah diketahui melakukan pola back-loaded alias memaksimalkan belanja pemerintah di bulan-bulan terakhir di pengujung tahun. Yossi melanjutkan, belanja pemerintah atau government spending tidak bisa dipisahkan dari pendapatan, sebab pendapatan negara menjadi faktor penentu mengenai sistem atau langkah-langkah kebijakan belanja. Sehingga untuk mengoptimalkan belanja dengan pola front-loading, perlu juga pengoptimalan pola pendapatan. Pun begitu dengan PNBP (penerimaan negara bukan pajak), sedangkan dari sisi penerimaan kepabean dan cukai cenderung relatif stabil,” terangnya.
Source: Republika January 10, 2026 23:25 UTC