Pemerintah Tidak Toleransi Pengedar Vaksin Palsu - News Summed Up

Pemerintah Tidak Toleransi Pengedar Vaksin Palsu


TEMPO/Dian Triyuli HandokoTEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek menentang dan tidak menoleransi peredaran vaksin palsu belakangan ini. Mendukung pernyataan Nila, yang paling mengkhawatirkan adalah cara pembuatan vaksin palsu ini, “Kalau kandungannya (vaksin palsu) hanya cairan infus dan antibiotik, kerugian paling besar adalah anak, karena tidak mendapat kekebalan tubuh,” ujarnya. Ada lima jenis vaksin palsu yang beredar, yaitu Tubercullin, Pediacel, Tripacel, Harfix, dan Biosef. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan belum mendapatkan laporan dari masyarakat yang terkena dampak dari vaksin palsu. Nila mengatakan vaksin palsu yang sudah diteliti mengandung cairan infus dan antibiotin gentamisin.


Source: Koran Tempo June 24, 2016 12:56 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */