Pasukan Republik Chechnya berjalan saat pertempuran konflik Ukraina-Rusia di kota Mariupol, Ukraina 31 Maret 2022. REUTERS/Chingis KondarovTEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Chechnya mengatakan bahwa serangan pasukan Rusia tidak hanya ditujukan ke pelabuhan Mariupol yang terkepung, tetapi juga di ibu kota Kyiv dan kota-kota Ukraina lainnya. Kadyrov, yang sering menggambarkan dirinya sebagai "prajurit kaki" Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan tidak ada keraguan tentang Kyiv. Moskow berperang dua kali dengan separatis di Chechnya, wilayah berpenduduk mayoritas Muslim di Rusia selatan, setelah pecahnya Uni Soviet pada 1991. ReutersJurnalis Tempo Raymundus Rikang melaporkan konflik Rusia - Ukraina secara langsung dari Ukraina.
Source: Koran Tempo April 11, 2022 05:45 UTC