JawaPos.com - Pemerintah Kota Pontianak berencana mengganti program beras sejahtera atau biasa disebut beras miskin (raskin) dengan uang tunai. Pemberian uang tunai, menurutnya, dapat meningkatkan pendapatan penduduk miskin Pontianak, tapi dengan catatan uang tersebut dapat dipergunakan untuk kepentingan utama. Tapi, kalau saya lebih cenderung uang tunai saja," terangnya, Rabu (9/8), dikutip dari Pontianak Pos (Jawa Pos Group). Dijelaskan, jika melihat angka kemiskinan dari pendapatan perkapita perbulan Rp360 ribu, artinya dengan bantuan uang tunai pengganti beras jelas bisa meningkatkan pendapatan mereka. Tapi yang dikhawatirkan, apakah dengan pergantian menjadi uang tunai, masyarakat miskin dapat menggunakan uang tersebut untuk membeli beras.
Source: Jawa Pos August 10, 2017 08:15 UTC