Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya Bhramana Askadar menyampaikan, sebenarnya pasien yang dirawat di rumah sakit (RS) tidak sepenuhnya berasal dari Surabaya. Di antaranya, di RS darurat seperti Hotel Asrama Haji (HAH) dan RS Lapangan Indrapura. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita menambahkan, hingga saat ini berdasar data yang tercatat masih ada sekitar 112 tempat tidur tanpa tekanan negatif yang siap digunakan. Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyatakan keberatan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di kota Surabaya. Meskipun penanganan pandemi dinilai cukup bagus, ke depan Pemkot Surabaya lebih memaksimalkan peran Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo bersama-sama dengan TNI dan Polri.
Source: Jawa Pos January 07, 2021 13:09 UTC