Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, pendapatan negara diproyeksi meningkat Rp 10,3 triliun. Total tersebut didapatkan dari pendapatan PPh migas yang naik Rp 2,2 triliun dan pendapatan dari Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP) yang juga naik Rp 8,1 triliun. "Dalam PNBP, ada kenaikan penerimaan SDA migas Rp 6,2 triliun, SDA non migas Rp 1 triliun dan PNBP lainnya Rp 0,9 triliun," ucapnya dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR RI di Ruang Rapat Banggar DPR, Jakarta, Senin (15/10). Sebanyak Rp 6,3 triliun di antaranya didapatkan dari subsidi energi, belanja lainnya Rp 2,6 triliun dan dana bagi hasil Rp 2 triliun. Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo memprediksi, nilai tukar rupiah terhadap dolar akan berkisar antara Rp 14.800 sampai Rp 15.200 per dolar AS.
Source: Republika October 15, 2018 13:41 UTC