[REUTERS/Athit Perawongmetha]TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan pengunjuk rasa antipemerintah Thailand yang menuntut reformasi, berunjuk rasa ke barak tentara pada hari Minggu untuk menentang kendali pribadi Raja Maha Vajiralongkorn atas beberapa unit militer. Aksi ini adalah demonstrasi menentang kekuasaan raja selama berbulan-bulan aksi dimulai dan melanggar tabu silam yang melarang kritik terhadap monarki. Konstitusi Thailand mengatakan monarki harus dihormati dan hukum melarang penghinaan terhadap institusi tersebut, yang disebut hukum lese majeste. Kementerian Luar Negeri Thailand mengatakan Thailand mematuhi aturan hukum dan hak kebebasan berbicara, tetapi harus tetap dalam batas-batas tersebut. Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan tentara Thailand menurunkan foto raksasa raja dan ratu di pintu masuk barak sebelum protes.
Source: Koran Tempo November 30, 2020 02:37 UTC