JawaPos.com - Tiga orang tewas dan lima luka-luka dalam insiden penembakan di Utrecht hari Senin pagi (18/03). Wali Kota Jan van Zanen menyebut insiden penembakan itu sebagai "hari gelap bagi Utrecht". Sementara motif pelaku penembakan masih belum jelas. Harian Belanda Telegraaf melaporkan, Kementerian Dalam Negeri Belanda dan Kepolisian Utrecht belum bisa memastikan apakah Gokmen Tanis dimotivasi oleh terorisme atau perselisihan pribadi. Situasi siagaMenyusul penembakan di Utrecht, kota keempat di Belanda terbesar dengan sekitar 350.000 penduduk, polisi segera memberlakukan situasi siaga tertinggi ketika masih mengejar pelaku.
Source: Jawa Pos March 19, 2019 21:00 UTC