Untuk penerimaan cukai, pendapatan terbesar berasal dari penerimaan hasil tembakauREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi memastikan realisasi penerimaan bea dan cukai pada akhir tahun bisa melampaui target APBN 2018. Dalam APBN 2018 penerimaan bea dan cukai ditargetkan sebesar Rp 194,1 triliun. Realisasi ini berasal dari penerimaan bea masuk yang sudah mencapai Rp 37,19 triliun atau 104,18 persen dari target Rp 35,7 triliun, penerimaan cukai Rp 132,29 triliun atau 85,13 persen dari target Rp 155,4 triliun dan bea keluar Rp 6,43 triliun atau 214,17 persen dari target Rp 3 triliun. Untuk penerimaan cukai, pendapatan terbesar berasal dari penerimaan hasil tembakau Rp 126,2 triliun atau 85,14 persen dari target Rp 148,23 triliun, ethil alkohol Rp 130 miliar atau 78,8 persen dari target Rp 170 miliar dan minuman mengandung ethil alkohol Rp 5,86 triliun atau 90,21 persen dari target Rp 6,5 triliun. Heru menambahkan realisasi penerimaan bea masuk, cukai dan bea keluar ini masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar 13,35 persen, 15,2 persen dan 71,9 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Source: Republika December 17, 2018 11:29 UTC