TEMPO.CO, Jakarta - Bharada E atau Richard Eliezer sempat dalam kondisi tertekan menghadapi kasus penembakan Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat. “Beliau bercerita sesuatu yang membuat tidak nyaman selama ini,” kata pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, di Gedung Bareskrim Polri, Ahad dini hari, 7 Agustus 2022. Deolipa merupakan pengacara baru Bharada E. Pengacara sebelumnya Andreas Nahot Silitonga mundur secara tiba-tiba dengan alasan yang tidak disampaikan ke publik. Menurut Deolipa, banyak kesaksian Bharada E yang bisa membuat terang tewasnya Brigadir J. Misalnya, tentang kemungkinan bahwa Bharada E bukanlah pelaku utama. Deolipa berencana mengajukan Bharada E untuk mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Source: Koran Tempo August 07, 2022 15:26 UTC