Pengadilan Rusia Blokir Aplikasi Telegram[MOSKWA] Pengadilan Moskwa memutuskan untuk memblokir penggunaan aplikasi perpesanan Telegram, Jumat (13/4). Pengadilan distrik Rusia telah mengabulkan permintaan otoritas media negara itu, Roskomnxdzor, untuk mulai memblokir Telegram, aplikasi pengiriman pesan, karena penolakannya untuk menyerahkan kunci penyandian. Ketidakhadiran pihak Telegram itu terjadi atas permintaan pendiri dan chief executive Telegram, Pavel Durov. Kantor berita Rusia TASS melaporkan hakim Yulia Smolina mengatakan dalam keputusannya bahwa larangan itu akan segera dilaksanakan. Dengan 9,5 juta pengguna di Rusia, Telegram adalah salah satu aplikasi pesan terenkripsi paling populer di negara itu dan digunakan secara luas oleh warga negara dan pemerintah.
Source: Suara Pembaruan April 14, 2018 06:22 UTC