Pengalaman tersebut berbeda dengan muslim di belahan dunia utara, seperti Islandia, yang harus berpuasa selama 22 jam. Muslim di Islandia bernama Sulaiman menceritakan pengalamannya selama Ramadhan di sana. Di negara kecil di Eropa Utara ini terdapat sekitar 1.000 orang pemeluk agama Islam. Direktur eksekutif Yayasan Islam Islandia Karim Askari mengatakan, salah satu masjid mengikuti jam puasa di Prancis. Kendati durasi berpuasa di sana panjang, tetapi Askari menilai cuaca yang dingin di Islandia membuat puasa tak seberat di negara Asia atau Timur Tengah.
Source: Republika May 26, 2018 23:37 UTC