Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengindikasikan calon dari pejawat itu bahkan berpotensi kalah pada Pilgub DKI 2017 mendatang. Menurutnya, fenomena gemuruh pendukung Ahok yang mendominasi media dalam setahun terakhir bisa dianggap tak lebih dari fenomena buble politics--bisa kempis atau meletus kapan saja. "Semua kemungkinan bisa terjadi (Ahok kalah), terlebih dua pesaing Ahok (Agus-Sylvi dan Anies-Sandi) punya basis massa yang sama-sama kuat," ujar Zaenal, Selasa (4/10). Menurutnya, ini adalah 'pukulan' politik yang sepintas bernuansa negatif, namun bila dikapitalisasi secara cerdas oleh Agus dan timnya, bukan tidak mungkin bisa menjadi keuntungan politik yang berdampak pada elektabilitas. "Saya melihat data LSI soal Pilkada DKI yang mengejutkan (survei Okt 2016): Ahok potensial kalah!," ujar Denny seperti dikutip dari Twitter-nya.
Source: Republika October 04, 2016 04:40 UTC