Karenanya, kawasan Teluk Bima dilihat memiliki potensi untuk di “setup” sedemikian rupa, sehingga menjadi destinasi dengan nilai jual tinggi di Kota Bima. “Tapi tentu saja fasilitas, Sarana dan Prasarana (Sarpras) dan sebagainya tersedia pada beberapa kawasan strategis di sepanjang Teluk Bima,” ujarnya. Selanjutnya, dalam rangka mengembangkan kawasan Teluk Bima ini, Pemkot Bima juga ingin menjadikannya sebagai Marine and Water Front City atau kota tepian air. Selain itu, Pemkot Bima juga nantinya berencana membangun beberapa ikon-ikon baru di Teluk Bima. Pengembangan kawasan ini, lanjut Natsir, diharapkan bisa menjadi media yang memacu lahirnya event-event besar yang akan didorong dan dikawal dalam festival Teluk Bima.
Source: Koran Tempo February 07, 2024 01:47 UTC