REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi mengatakan, pemimpin tertinggi baru kemungkinan akan dipilih dalam satu atau dua hari ke depan. Iran diketahui memulai masa berkabung selama 40 hari setelah gugurnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan AS-Israel. Khamenei, 86 tahun, dibunuh pada hari Sabtu dalam gelombang serangan AS-Israel di seluruh negeri yang menewaskan sedikitnya 201 orang secara total, menurut layanan darurat Iran. Proses pemilihan pengganti Khamenei diatur dalam konstitusi Iran. Majelis ulama yang terdiri dari 88 anggota, yang dipilih oleh masyarakat, memiliki wewenang untuk menunjuk pemimpin tertinggi baru dengan suara mayoritas sederhana.
Source: Republika March 02, 2026 06:00 UTC