REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inflasi sepanjang 2019 disebut sebagai yang terendah selama 10 tahun terakhir yaitu sebesar 2,72 persen. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menjelaskan rendahnya inflasi 2019 disebabkan seimbangnya permintaan dan kapasitas produksi. Di samping keseimbangan permintaan dan produksi, Perry menambahkan, inflasi yang rendah pada 2019 lalu juga dipengaruhi faktor nilai tukar rupiah yang stabil, bahkan cenderung apresiasi. Terakhir, rendahnya inflasi disebabkan terjaganya ekspektasi harga-harga ke depan. Menurut Perry, survei harga konsumen dan juga perkirakaan inflasi dari para ekonom turut mempengaruhi harga di tingkat produsen dan konsumen terjaga rendah.
Source: Republika January 03, 2020 07:30 UTC