Aktivis Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Rembang, Joko Prianto, mengatakan mereka salat Id di dekat pabrik PT Semen Indonesia untuk menunjukkan tekad menentang pendirian pabrik semen. Rabu, 06 Juli 2016 | 12:30 WIBWarga Kendeng di depan tenda pengunjuk rasa di kawasan pabrik PT Semen Indonesia, Rembang, Jawa Tengah, 17 Agustus 2015. Tempo/Stefanus Teguh PramonoTEMPO.CO, Rembang - Puluhan warga Rembang, yang selama ini menolak pabrik semen didirikan, melaksanakan salat Idul Fitri 1437 Hijriah di alam terbuka di depan tenda yang biasa mereka sebut Tenda Perjuangan, Rabu, 6 Juli 2016. Salat Id dimulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB di jalan menuju lokasi pabrik PT Semen Indonesia. Tenda Perjuangan didirikan warga sekitar 2 tahun lalu sebagai aksi penolakan terhadap pendirian pabrik PT Semen Indonesia.
Source: Koran Tempo July 06, 2016 05:26 UTC