Buku biografi mendiang Mantan Presiden Afrika Selatan (Afsel) Nelson Mandela itu dianggap penuh kontroversi. Janda Mandela, Graca Machel, tak terima dengan isi buku yang ditulis Vejay Ramlakan tersebut. Menurut istri ketiga Mandela itu, buku tersebut memuat banyak hal yang dinilai terlalu personal dan bakal merusak nama Mandela. ”Buku itu dimaksudkan untuk menggambarkan keberanian dan kekuatan Mandela sampai akhir hayatnya, bukan ditujukan untuk melecehkannya,” bunyi pernyataan Penguin Random House. Buku karya Ramlakan tersebut diluncurkan bertepatan dengan ulang tahun Mandela pada 18 Juli atau yang kini diperingati sebagai Mandela Day.
Source: Jawa Pos July 26, 2017 01:52 UTC