TEMPO/Abdi PurmonoTEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar mengatakan Garuda telah melakukan prosedur yang ada dalam upaya menyelamatkan penumpang yang meninggal dalam penerbangan dari Jakarta ke Melbourne. Benny mengatakan pilot Garuda juga telah menawarkan pendaratan darurat sambil terus dilakukan pertolongan. Pilot lalu mengumumkan kepada semua penumpang bahwa ada salah satu penumpang yang tengah sakit. Pintu pesawat dibuka, lalu para petugas tersebut masuk ke pesawat dan pintu pesawat ditutup kembali guna proses pemeriksaan. Setelah proses pemeriksaan selesai, seluruh penumpang dipersilakan turun dari pesawat, baru kemudian penumpang yang meninggal diturunkan dari pesawat oleh petugas, didampingi dengan keluarganya.
Source: Koran Tempo October 16, 2016 14:03 UTC