Jakarta- Penyandang disabilitas diharap terbuka pada kemajuan zaman, khususnya era digital ini. Oleh karena itu, penyandang disabilitas diharap melek internet dan memahami teknologi informatika dan komunikasi (TIK). Dimas yang seorang tunanetra ini melanjutkan, dengan memahami TIK, penyandang disabilitas tidak perlu banyak keluar rumah, selain juga mampu memberdayakan ekonomi. Maka itu melek internet dan memahami TIK merupakan solusi memberdayakan ekonomi disabilitas,” tandasnya. “Pada Selasa (20/3) dan Rabu (21/3) Kemkominfo memberikan pelatihan bagi 52 penyandang disabilitas yang terdiri dari 13 tunadaksa, 15 tunanetra dan 22 tunarungu.
Source: Suara Pembaruan March 23, 2018 07:41 UTC