Konten-konten radikal terorisme masih berkeliaran bebas di medsos. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyedia platform media sosial (medsos) seperti Youtube, Facebook, Whatsapp, dan lain-lain, harus ikut bertanggung jawab terhadap terjadinya radikalisasi via medsos. Selama ini, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan berbagai cara untuk membendung masalah ini, namun langkah itu tidak cukup efektif tanpa adanya filter dari penyedia platform, konten-konten radikal terorisme masih berkeliaran bebas di medsos. “Penyedia medsos ini juga perlu ikut bertanggung jawab. Bai’at yang mereka (kelompok teroris) sekarang juga sudah via medsos.
Source: Republika June 14, 2019 13:07 UTC