Otoritas Palestina, yang diwakili kelompok Fatah, memang telah terlibat perselisihan dengan Hamas yang mengontrol Gaza sejak 2007. "Kami tahu bahwa satu-satunya cara untuk mencapai tujuan kita adalah melalui persatuan, dan untuk melindungi sistem politik Palestina," kata Hamdallah menerangkan. Ia mengungkapkan bahwa Otoritas Palestina menyambut baik keputusan Hamas untuk membubarkan komite administratif yang bertugas mengontrol pemerintahan di Gaza. Abbas memutuskan untuk memotong gaji pegawai Otoritas Palestina yang tinggal di Gaza dan meminta Israel untuk mengurangi pasokan listrik ke wilayah tersebut. Keputusan Abbas tersebut menjadi salah satu faktor penyebab krisis kemanusiaan di Gaza, yang menurut PBB, merupakan salah satu yang terparah di dunia.
Source: Republika October 02, 2017 13:30 UTC