Kala itu, Yoshio mendirikan sebuah perusahaan pengolahan kayu bernama Tamiya Shoji & Co. Dalam prosesnya, perusahaan pengolahan kayu tersebut berhasil menemukan sebuah model mainan mobil-mobilan. Mainan mobil-mobilan tersebut pun menjadi salah satu barang yang diproduksi oleh Tamiya Shoji & Co.Sayangnya, perusahaan pengolahan kayu Tamiya Shoji & Co tidak bertahan lama. Dilansir dari tamiya.com, pada 1953, perusahaan pengolahan kayu Tamiya Shoji & Co ditutup. Penutupan tersebut membuat perusahaan Tamiya Shoji & Co beralih ke bahan baku plastik untuk memproduksi mobil tamiya plastik. Bahkan, Tamiya kini menjadi salah satu mainan berbasis teknologi RC yang paling dikenal oleh para penggemar mainan RC.
Source: Koran Tempo September 20, 2021 09:00 UTC