REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Wildhan Dewayana menilai, perlu ada pendekatan komperhensif menangani persoalan pengemis di Indonesia. Ia menerangkan, walau tanggungjawab utama ada di negara, tidak menghilangkan partisipasi masyarakan untuk sama-sama menyelesaikan permasalahan ini. Program rumah singgah pun sempat dijalankan IZI, tapi tidak bertahan lama dan mereka para pengemis itu kembali ke jalan. Wildhan memahami masyarakat Indonesia gampang terenyuh melihat fenomena pengemis, terlebih jika kondisinya memang ada uang dan mereka yang meminta terlihat membutuhkan. Jadi, di satu sisi kita harus membiasakan masyarakat untuk tidak memberi sedekah di jalan, tapi harus dipenuhi kebutuhan mentalitas kemandiriannya.
Source: Republika May 29, 2017 09:56 UTC